Selasa, 19 Mei 2015

Bahan Ajar

INTERFERENSI GELOMBANG PERMUKAAN AIR

A. Tujuan
1. Menjelaskan interferensi gelombang permukaan air
2. Mengetahui perbedaan gelombang yang celah tunggal dan celah ganda 

B. DASAR TEORI

Interferensi adalah interaksi antara gelombang didalam suatu daerah. Interferensi dapat bersifat membangun dan merusak. Bersifat membangun jika beda fase kedua gelombang sama sehingga gelombang baru yang terbentuk adalah penjumlahan dari kedua gelombang tersebut. Bersifat merusak jika beda fasenya adalah 180 derajat, sehingga kedua gelombang saling menghilangkan.
Rumus interfensi maksimum dan interferensi minimum
Interferensi maksimum (garis terang) : d sin θ = n λ
Interferensi minimum (garis gelap) : d sin θ = (n −1 /2 ) λ

Interferensi gelombang air terjadi jika dua gelombang permukaan air berpadu di suatu tempat. Interferensi gelombang permukaan air dapat diamati dengan jelas pada tangki riak. Syarat terjadinya interferensi pada gelombang permukaan air adalah kedua sumber getaran harus bergetar serentak (memiliki fase yang sama) dengan amplitude dan frekuensi yang sama. Dua sumber getar yang memiliki fase, amplitude dan frekuensi yang sama dinamakan dua sumber koheren. Dua sumber koheren hanya dapat dihasilkan dari satu sumber getar.

Pada tangki riak, dua sumber koheren adalah dua pembangkit gelombang berbentuk bola yang digetarkan oleh salah satu batang penggetar. Muka gelombang yang dihasilkan pembangkit bola berbentuk lingkaran. Akibat interferensi antara dua gelombang permukaan air, tampak pola gelombang. Terdapat alur-alur di permukaan air yang tampak bergelombang, tetapi ada juga alur-alur yang tenang. Seolah gelombang tidak pernah melaluinya. Pola ini adalah interferensi antara dua gelombang.

Alur-alur yang tenang ditandai oleh garis tipis. Disini, kedua gelombang berlawanan fase. Puncak satu gelombang bertemu dengan lembah gelombang lainnya menghasilkan simpangan resultan nol. Peristiwa ini disebut interferensi destruktif (saling meniadakan). Alur-alur yang bergelombang dengan amplitude paling besar ditandai oleh garis tebal. Disini, kedua gelombang memiliki fase yang sama. Puncak satu gelombang bertemu dengan puncak gelombang lainnya, menghasilkan simpangan paling besar yang mungkin dicapai. Peristiwa ini disebut interferensi konstruktif (saling menguatkan).


C. GAMBAR

Gambar 1
Pada gambar 1 diatas terlihat bahwa terjadi interferensi  gelombang pada satu celah, pada gambar ini terlihat interferensi gelombang yang lemah karena hanya satu celah saja yang menimbulkan adanya gelombang.

 Gambar 2
Pada gambar 2 diatas terlihat interferensi gelombang permukaan air pada dua celah, interferensi pada gambar 2 terlihat lebih kuat karena ada dua celah yang sama-sama menghasilkan gelombang, sehingga tampak jelas pola gelap dan pola terang  terjadi jika dua gelombang permukaan air berpadu yaitu gelombang karena adanya tetesan air dan gelombang yang disebabkan adanya getarakan dari batang penggetar.

Perbedaan gambar 1 dan gambar 2 terlihat jelas yaitu gambar 1 menggunakan satu celah dan gambar 2 menggunakan celah ganda, pada gambar 1 terlihat interferensi gelombang lemah atau tidak terlalu jelas pola bentuk lingkaran hasil perpaduan tetesan air dan penggetar, sedangkan gambar 2 terlihat sangat jelas pola bentuk lingkaran tersebut.

16 komentar:

  1. terima kasih atas blognya , blog anda sangat membantu saya.....

    BalasHapus
  2. trimakasih infonya...
    Ditunggu pembahasan yang lain nya ya :)

    BalasHapus
  3. selamat siang mbak,, saya maya mau bertanya nih,, apa ya perbedaan gelombang yang celah tunggal dan celah ganda? dan contoh dalam kehidupan sehari-hari itu seperti apa ya mbak??? terima kasih, ditunggu jawabannya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. selamat siang juga...
      perbedaannya terletak pada celah yang digunakan, jika celah tunggal berarti hanya ada 1 celah saja yang akan menghasilkan gelombang ketika tetesan air mengenai-nya atau melewatinya. Sedangkan pada celah ganda, berarti ada dua celah yang akan menghasilkan gelombang ketika tetesan air mengenai-nya atau melewatinya.

      Hapus
  4. selamat siang....
    saya ingin menanyakan apakah syarat terjadinya interferensi pada gelombang permukaan air?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Syarat terjadinya interferensi pada gelombang permukaan air adalah kedua sumber getaran harus bergetar serentak (memiliki fase yang sama) dengan amplitude dan frekuensi yang sama.

      Hapus
  5. trimakasih..
    info nya sngat membantu buat saya..

    BalasHapus
  6. Lumayan ne buat referensi tambahan :)

    BalasHapus
  7. bisa dijadikan referensi tambahan saya nih. Sangat membantu!!

    BalasHapus
  8. sangat menarik dan bagus mbak blog yang anda buat, saya suka saya suka, jadi makin termotivasi untuk belajar fisika

    BalasHapus
  9. materimu sanggat bagus...ini materi yang percobaan yang sangat membantu saya dalam melakukan percobaan dalam pembelajaran

    BalasHapus
  10. Postingan ini bagus, dan bisa menambah referensi utk sya.

    BalasHapus
  11. Postingannya sangat bermanfaat untuk dijadikan referensi. Terima kasih mba . :)

    BalasHapus
  12. teorinya lumayan untuk nambah pengetahuan

    BalasHapus
  13. materinya sangat membantu saya terima kasih

    BalasHapus