INTERFERENSI GELOMBANG PERMUKAAN AIR
A. Tujuan
1. Menjelaskan interferensi gelombang permukaan air
2. Mengetahui perbedaan gelombang yang celah tunggal dan celah ganda
B. DASAR TEORI
Interferensi adalah interaksi antara gelombang didalam suatu daerah. Interferensi
dapat bersifat membangun dan merusak. Bersifat membangun jika beda fase kedua
gelombang sama sehingga gelombang baru yang terbentuk adalah penjumlahan dari
kedua gelombang tersebut. Bersifat merusak jika beda fasenya adalah 180
derajat, sehingga kedua gelombang saling menghilangkan.
Rumus interfensi maksimum dan interferensi
minimum
Interferensi maksimum (garis terang) : d sin θ =
n λ
Interferensi minimum (garis gelap) : d sin θ = (n
−1 /2 ) λ
Interferensi
gelombang air terjadi jika dua gelombang permukaan air berpadu di suatu tempat.
Interferensi gelombang permukaan air dapat diamati dengan jelas pada tangki
riak. Syarat terjadinya interferensi pada gelombang permukaan air adalah kedua
sumber getaran harus bergetar serentak (memiliki fase yang sama) dengan
amplitude dan frekuensi yang sama. Dua sumber getar yang memiliki fase,
amplitude dan frekuensi yang sama dinamakan dua sumber koheren. Dua sumber
koheren hanya dapat dihasilkan dari satu sumber getar.
Pada
tangki riak, dua sumber koheren adalah dua pembangkit gelombang berbentuk bola
yang digetarkan oleh salah satu batang penggetar. Muka gelombang yang
dihasilkan pembangkit bola berbentuk lingkaran. Akibat interferensi antara dua
gelombang permukaan air, tampak pola gelombang. Terdapat alur-alur di permukaan
air yang tampak bergelombang, tetapi ada juga alur-alur yang tenang. Seolah gelombang
tidak pernah melaluinya. Pola ini adalah interferensi antara dua gelombang.
Alur-alur
yang tenang ditandai oleh garis tipis. Disini, kedua gelombang berlawanan fase.
Puncak satu gelombang bertemu dengan lembah gelombang lainnya menghasilkan
simpangan resultan nol. Peristiwa ini disebut interferensi destruktif (saling
meniadakan). Alur-alur yang bergelombang dengan amplitude paling besar ditandai
oleh garis tebal. Disini, kedua gelombang memiliki fase yang sama. Puncak satu
gelombang bertemu dengan puncak gelombang lainnya, menghasilkan simpangan
paling besar yang mungkin dicapai. Peristiwa ini disebut interferensi
konstruktif (saling menguatkan).
C. GAMBAR
Gambar 1
Pada gambar 1 diatas terlihat bahwa terjadi
interferensi gelombang pada satu celah,
pada gambar ini terlihat interferensi gelombang yang lemah karena hanya satu
celah saja yang menimbulkan adanya gelombang.
Gambar 2
Pada gambar 2 diatas
terlihat interferensi gelombang permukaan air pada dua celah, interferensi pada
gambar 2 terlihat lebih kuat karena ada dua celah yang sama-sama menghasilkan
gelombang, sehingga tampak jelas pola gelap dan pola terang terjadi jika dua gelombang permukaan air
berpadu yaitu gelombang karena adanya tetesan air dan gelombang yang disebabkan
adanya getarakan dari batang penggetar.
Perbedaan gambar 1 dan gambar 2 terlihat jelas
yaitu gambar 1 menggunakan satu celah dan gambar 2 menggunakan celah ganda,
pada gambar 1 terlihat interferensi gelombang lemah atau tidak terlalu jelas
pola bentuk lingkaran hasil perpaduan tetesan air dan penggetar, sedangkan
gambar 2 terlihat sangat jelas pola bentuk lingkaran tersebut.


terima kasih atas blognya , blog anda sangat membantu saya.....
BalasHapustrimakasih infonya...
BalasHapusDitunggu pembahasan yang lain nya ya :)
selamat siang mbak,, saya maya mau bertanya nih,, apa ya perbedaan gelombang yang celah tunggal dan celah ganda? dan contoh dalam kehidupan sehari-hari itu seperti apa ya mbak??? terima kasih, ditunggu jawabannya.
BalasHapusselamat siang juga...
Hapusperbedaannya terletak pada celah yang digunakan, jika celah tunggal berarti hanya ada 1 celah saja yang akan menghasilkan gelombang ketika tetesan air mengenai-nya atau melewatinya. Sedangkan pada celah ganda, berarti ada dua celah yang akan menghasilkan gelombang ketika tetesan air mengenai-nya atau melewatinya.
selamat siang....
BalasHapussaya ingin menanyakan apakah syarat terjadinya interferensi pada gelombang permukaan air?
Syarat terjadinya interferensi pada gelombang permukaan air adalah kedua sumber getaran harus bergetar serentak (memiliki fase yang sama) dengan amplitude dan frekuensi yang sama.
Hapustrimakasih..
BalasHapusinfo nya sngat membantu buat saya..
Lumayan ne buat referensi tambahan :)
BalasHapusbisa dijadikan referensi tambahan saya nih. Sangat membantu!!
BalasHapusterimaksih infornya
BalasHapussangat menarik dan bagus mbak blog yang anda buat, saya suka saya suka, jadi makin termotivasi untuk belajar fisika
BalasHapusmaterimu sanggat bagus...ini materi yang percobaan yang sangat membantu saya dalam melakukan percobaan dalam pembelajaran
BalasHapusPostingan ini bagus, dan bisa menambah referensi utk sya.
BalasHapusPostingannya sangat bermanfaat untuk dijadikan referensi. Terima kasih mba . :)
BalasHapusteorinya lumayan untuk nambah pengetahuan
BalasHapusmaterinya sangat membantu saya terima kasih
BalasHapus